Karet Gelang

Subhanallah….Pagi…pagi…pagi….(sembari tangan mencari sesuatu, karet gelang).
Ah, sudahlah lupakan karet gelang itu….pagi sudah hampir berlalu dan jam 8 adalah garis finish.
Bangkit dari tempat tidur, tetapi karet gelang masih mengganggu pikiran. 
Di Sudut Jendela kutemukan karet gelang, tapi bukan karet gelang itu yang kucari. Kuambil saja.
Sampai toilet, karet yang tadi tak kugunakan. 
Rasa malas masih enggan beranjak, dan mata akhirnya terbelalak. Karet itu di pergelanganku.

Subhanallah…
Begitu banyak kejadian seperti karet gelang pagi ini. Kita begitu sibuk bahkan panik mencari sesuatu, yang ternyata ada begitu dekat dengan  kita.

Seperti Jodoh, mencari dan menantinya datang dari arah yang dari tadi kau tatap.
Ternyata ia datang dari arah yang tidak kau sangka-sangka, ia disampingmu, begitu dekat denganmu.

#selamat bertemu JoDA…^^ (Jodoh Dunia Akhirat)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Lebih Berharga daripada Berlian dan Mutiara

Memilikimu.....*Copas Tere Liye

Embun akan tetap menguap...