You can share if you care..

Seminar dengan Ibu Elly Risman
"Menjadi Ibu Bahagia dan Bijak di era Platinum"
Sebelum bicara ttg persoalan pengasuhan dan anak di era digital. Seorang ibu dan bapak seharusnya melihat kembali ( look into yourself) atitude2 atau sikap2 yang perlu dibenahi bahkan direvolusi. yaitu dengan
1. Menengok diri sendiri: 
  • mengenali diri sendiri sebagai wanita paruh baya/mid life ( usia 30 keatas) >> dibahas panjang   sekali ttg midlife.
  • mengetahui sisa umur akan digunkan untuk apa
        - mid life >> midlescence ( krisis paruh baya) pria dan wanita akan mengalami perubahan fisik dan emosi. Mengalami menopause. Bukan hanya perempuan, laki-laki juga akan mengalami menopause.


Mencegah krisis paruh baya:
1. Menerima! Ar-rum: 54
2. Selesai urusan dengan diri sendiri. Dengan menemukan benih masalah apakah: trauma masa kecil, kelelahan jiwa,mimpi-mimpi yang tdk terpenuhi,dsb.
3. Membuang trauma ( konflik, bencana,dsb)>> bisa dengan "Hand kataleptik"/ mestimulasi diri sendiri
4. Lakukan pekerjaan mulia, dengan:
  • memaafkan & berlapang dada ( wa'fuanhum)
  • meminta ampun ( wastaghfirlahum)
  • Bermusyawarah 
  • Berdamai dengan persoalan dan menyelesaikan ( Faidzaa azzamta fatawakkal alallah)
Tentang Otak:
1. Batang otak>> melawan,mmpertahankan diri. Ada juga pada reptil
2. Otak tengah >> perasaan
3. Depan ( topi) >> fikiran
Manusia memiliki ke3 nya. Yang jika diasah bagian 2 dan 3 akan muncul berbagai macam kecerdasan. Tapi jika setiap waktu hanya berkutat pd masalah yg akan berfungsi hanya batang otak /korteks sehingga Menjadi kasar, menyimpang,dsb.
5. Terima kenyataan.
Setiap yg hidup pasti memiliki masalah, hanya bagaimana mengolah masalah agar semakin pintar dlm mengelola hidup.
6. Komunikasikan kebutuhan :
    - mengertilah pasangan
    - perlu ruang
    - percaya diri
    -saling membantu untuk mekar di usia tahap ke 2 :)
   - bersama menghadapi masalah. Jangan sepotong2..masalah anak bukan masalah ibu tapi jg ayah. Seorang ayah bukan peng acc saja, seorang ayah adalah juga pengelola masalah. Jangan terima beres saja!
6. BERSYUKUR [Al ahqaf: 15]
Tentang pengasuhan anak/ generasi based on latar belakang masalah
1. Pemurtadan
2. Miras
3. Narkoba
4. Games
5. Pornografi
6. Hamil diluar nikah

Bencana terbesar bukan tsunami, bukan banjir, bukan longsor bencana tersebut adalah asbab dari bencana yg lebih besar: Kerusakan Otak pada generasi.

Dibahas jg tentang pornografi, betapa semua fihak saat ini sedang secara besar-besaran menggempur jiwa dan mental anak-anak kita dgn pornografi lewat hp, games, situs-situs porno, gay, lesbi, homo, incest dsb, dan semua itu sudah akan terlegitimasi secara legal. Kaum LGBT sdh meminta restu PBB untuk mengesahkan pernikahan sejenis di indonesia.
Silakan cek: aruspelangi.or.id, OK2BME, CONQ > love,life and politic
ww.guetau.com

Pada slide juga ditampilkan hasil-hasil riset dan survey tentang kegiatan pornografi anak dikenal oleh anak paling tinggi dari rumah mereka masing2. Video porno dan sebagainya  karena akses terhadap gadget sangat sering.

Sasaran pornografi yg utama adalah anak laki laki karena:
1. Anak laki-laki memakai otak kiri lebih kuat
2. Anak laki-laki mudah fokus
3. Testosteron lebh banyak
4. Alat vital anak laki-laki diluar
5. Anak laki-laki yang 3S: smart, sensitive, spiritual. Sekolah di SDIT, dsb tidak menjamin anak--anak selamat dari ancaman tersebut.
6. Anak laki-laki yang ber-ayah tapi tak ber-ayah ( tdk dekat, ayah tdk mau ikut campur,yg diurusin kerjaan melulu)
7. Anak anak yang ber ibu tapi tidak ber ibu ( yang ibunya sehari bekerja diluar rumah, anak-anaknya lebih berpotensi menjadi sasaran :((
8. Anak-anak yang BLAST ( Boring, Lonely, Angry, Afraid, Sress, Tired) salah satunya 6 tahun sdh SD! 

Anak perempuan lebih tidak terangsang dengan Foto-foto/ gambar, tapi lebih dengan kata-kata, chating room, sosok yang dicintai dsb, yang tdk luput dari ancaman tindakan asusila di internet.

Solusi???
1. Revolusi Pengasuhan
>> Salah satu orang tua harus berhenti bekerja!
2. Hanya kita yang harus menjadi baby sitter Allah untuk anak-anak kita bukan art, bukan day care, bukan nenek, bukan tetangga!
3. Dual parenting ( pengasuhan anak yg dilakukan pasutri)
4. Membuat perencanaan keluarga>> laksanakan>> evaluasi, bgt sterusnya.
Kuncinya: peran Ayah!
5. Look into yourself!
Jika anak2 sdh kecanduan gadget dan pornografi ;
1. Lakukan komunikasi berdampingan jangan berhadapan
2. Meminta maaf kepada anak atas tidak terpenuhinya hak-hak mereka. Ini penyebab utama anak mencari kesenangan-kesenangan diluar.
3. Komunikasikan harapan-harapan kita kepada anak.

Sekian
 
Note: 
Amanah ibu Elly: Peserta diminta membagi ilmu ini kepada 3 orang, karena anak-anak kita bermain dan berinteraksi dgn mereka:
1. Saudara kandung/ Ipar >>anak mereka, sepupu anak kita
2. Tetangga
3. Orang tua kawan anak di sekolah!

Moga bermanfaat*
You can share if you care!
*kami copas dari grup WA "Keluarga Penghapal Odol 7"

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Lebih Berharga daripada Berlian dan Mutiara

Memilikimu.....*Copas Tere Liye

Embun akan tetap menguap...