Mantenan....*tutupmata

28 Maret 2013
(+) "Nak, bisa jeki nanti pergi ke undangan nikahannya keponakannya puang b**o?
(-)  " Iye, insyaAllah bisaji mak, dimana?
 dst....

1 April 2013
(+) " Nak, sudah meki ambil undangan di rumahnya kakakta?
(-)  " Belum mak...^_^"
dst......

2 April 2013
(+) " Sudahmi kita ambil nak?"
(-)  "Belum mak, insyaAllah sebentar saya ambil"
(-)  " Hmmmm...kayaknya lewatpi tanggal 12 ini berhenti kita terorka ini soal undangan mak.....^_^"
dst.....

3 April 2013
Bertemu si "undangan"....^_^

4 April 2013
#Shock minta ampun, liat undangannya, mencak-mencak minta undur diri.
#Permintaan ditolak, mamak ngambek....:(
#Cari mangsa, partner untuk jadi korban ke undangan, *lirik my sister...:D

10 April 2013
(+) "Nak, tempatnya tidak jauhji dari mesjid, kita tahuji?
(-)  " Iye mak, insyaAllah saya tahu...*pasrahsepasrah-pasrahnya...:("

12 April 2013
The Day
(+) "Nak, memang begitu, langsungji ini acaranya............................................."
(-)  "iye,......ye.......iye......iye...........................iye...............iye...............iye........ "

Lalui hari dengan kesibukan dan akhirnya tiba pada masa yang ditentukan
teng...tededeng....
*sibuk,panik, saling menertawakan, merasakan kebodohan diri

#Berangkat
My Sister, terutama saya sudah dumba-dumba gleter, keringat dingin padahal sudah kekenyangan...:D

#Lokasi Pesta
Alhamdulillah bertemu tetangga dari B**E, saling sapa, minta pamit, dan PULANG.....:D

#Conclusion
Sangat singkat pementasan kami disana, jauh melebihi apa-apa yang membuat kami bingung, membuat kami risih, dan ternyata semua begitu singkat dan tanpa bekas.

### HIKMAH
*Sungguh malu diri ini, merasa sangat hina, diri kami begitu memikirkan persiapan sampai sedetail-detailnya hanya untuk hadir di acara kondangan mantenan.
*Tapi, pernahkah melihat ke diri ini, apa yang telah dia persiapkan untuk bertemu DIA nantinya. Bahkan tak ada, kita santai saja, padahal "disanalah" nanti rumah abadi itu, kita tak punya persiapan???
hah? tanpa persiapan? tak ada lagi waktu belanja dan jalan-jalan disana nanti, semuanya siap huni, sesuai dengan penggunaan modalmu saat ini.
*Masih santai? masih merasa jalan masih panjang untuk menikmati kesenangan dunia?
*Detik berikutnya setelah tulisan ini selesai, pun itu tanda tanya
*Masih adakah dia atau tidak?
#dekatkantelunjukkehidung


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Memilikimu.....*Copas Tere Liye

Lebih Berharga daripada Berlian dan Mutiara

Embun akan tetap menguap...