Lebih Berharga daripada Berlian dan Mutiara

# Migrasi 4


Semoga kita bisa mengambil hikmah dari note ini,bahwa begitu berharganya kita sebagai seorang perempuan.
Berikut ini adalah kisah seorang gadis muslimah di Amerika Serikat;
Kalau tidak salah, ketika itu saya mengenakan tank top putih dan rok hitam pendek. Saya dibesarkan di tengah keluarga Muslim modern, sehingga sebelumnya saya tidak pernah memakai pakaian panjang termasuk di hadapan ayahku. Ketika kami akhirnya tiba, sopir mengantar adik saya,Laila, dan saya naik ke ruang kerja ayah.
Seperti biasa, ia bersembunyi di balik pintu untuk mengagetkan kami. Kami saling berpelukan setiap kali bertemu. Ayah memandangi kami. Kemudian ia  menyuruhku duduk di sampingnya di atas sofa dan mengatakan sesuatu yang tidak pernah saya lupa.
Dia menatapku lurus dan berkata, "Hana, Allah telah menjadikan segala sesuatu yang berharga di dunia ini tertutup dan sulit didapatkan. Di mana kamu bisa menemukan berlian? Jauh di dalam tanah yang tertutup dan terlindungi. Dimana kamu bisa menemukan mutiara? Jauh di dasar laut yang tertutup dan terlindungi di dalam tempurung kerang. Dimana kamu menemukan emas? Di perut bumi, ditutupi dengan lapisan-lapisan tanah dan bebatuan. Kamu harus bekerja keras untuk mendapatkan benda-benda berharga itu."
Dia menatapku dengan pandangan yang serius, lalu berkata, "Nak, tubuhmu suci. Kamu jauh berharga daripada berlian dan mutiara, maka kamu juga harus tertutup."
                                                 =========== SR ================
Sumber: copas dari buku "Manisnya Kopi Asin"

others home: http://www.facebook.com/notes/sukmawaty-rasyid/lebih-berharga-daripada-berlian-dan-mutiara/10150237335763032

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Memilikimu.....*Copas Tere Liye

Embun akan tetap menguap...