Belum Ter(Lalu)Lambat

Seperti durian, sangat dinanti oleh penikmatnya. Begitu juga dengan aroma kopi begitu dinanti esok pagi setelah begadang malam ini.
Belum ter(lalu)lambat untuk mengupload berkas yang harusnya kami kerjakan 3 bulan lalu.
Entah, hariku berlalu dengan apa?
Tentunya bukan tanpa makna.
karena Dia mengajarkanku makna tentang menunda
Tentang apa yang terjadi di masa-masa injury time
Tentang bagaimana Dia mengajarkan kami apa itu "Rela"
Setidaknya kami tahu kalau semua itu begitu berharga,
Dudukalah sejenak, tapi jangan berhenti.
Ini hanya terminal bukan Tujuan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Memilikimu.....*Copas Tere Liye

Lebih Berharga daripada Berlian dan Mutiara

Embun akan tetap menguap...