(Copas BIMBINGAN ISLAM) Pengertian Tauhid

🌍 BimbinganIslam.com
Kamis, 11 Rajab 1436 H / 30 April 2015 M
👤 Ustadz Abdullāh Roy, MA
📘 Silsilah Belajar Tauhid
🔊Halaqah 06 | Pengertian Tauhid
⬇ Download Audio dan Transkrip
🌐 http://goo.gl/iWEn9a
~~~~~~~~~~~~~~~

بِسْمِ الله الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
الحمدلله والصلاة والسلام على رسول الله و على آله و صحبه أجمعين

Halaqoh yang ke-6 dari silsilah belajar tauhid, Apa itu Tauhid?

Saudara sekalian, semoga Allāh Subhānahu wa Ta'āla memberikan pemahaman kepada kita semua.

Sebelum kita jauh melangkah di dalam silsilah ini, tentunya kita harus benar-benar memahami apa makna tauhid yang wajib kita pelajari dan kita amalkan.

Tauhid secara bahasa adalah mengEsakan. Adapun secara istilah maka tauhid adalah mengEsakan Allāh di dalam beribadah.

Seseorang tidak dinamakan bertauhid sehingga dia meninggalkan peribadatan kepada selain Allāh, seperti berdo'a kepada selain Allāh, bernadzar untuk  selain Allāh, menyembelih untuk selain Allāh dan lain-lain.
                                                   
Apabila seseorang beribadah kepada Allāh dan menyerahkan sebagian ibadah kepada selain Allāh, siapapun dia, entah itu seorang nabi, malaikat atau yang lain maka inilah yang dinamakan dengan syirik yaitu menyekutukan Allāh Subhānahu wa Ta'āla di dalam beribadah.

Allāh Subhānahu wa Ta'āla berfirman :

ﻭَﺇِﺫْ ﻗَﺎﻝَ ﺇِﺑْﺮَﺍﻫِﻴﻢُ ﻷَﺑِﻴﻪِ ﻭَﻗَﻮْﻣِﻪِ ﺇِﻧَّﻨِﻰ ﺑَﺮَﺁﺀٌ ﻣِّﻤَّﺄ ﺗَﻌْﺒُﺪُﻭﻥَ {26}
ﺇِﻻَّ ﺍﻟَّﺬِﻱ ﻓَﻄَﺮَﻧِﻲ{27}........

’’Dan ingatlah ketika Ibrahim berkata kepada bapaknya dan kaumnya 'Sesungguhnya aku berlepas diri dari apa yang kalian sembah, kecuali Dzat yang telah menciptakan aku'" (Az Zukhruf 26-27)                                                                                                                                                

Rasūlullāh shallallāhu 'alayhi wa sallam bersabda :

ﻣَﻦْ ﻗَﺎﻝَ ﻻَ ﺇِﻟَﻪَ ﺇِﻻَّ ﺍﻟﻠﻪُ ﻭَ ﻛَﻔَﺮَ ﺑِﻤَﺎ ﻳُﻌْﺒَﺪُ ﻣِﻦْ ﺩُﻭْﻥِ ﺍﻟﻠﻪِ ﺣَﺮُﻡَ ﻣَﺎﻟُﻪُ ﻭَﺩَﻣُﻪُ ﻭَ ﺣِﺴَﺎﺑُﻪُ ﻋَﻠﻰَ ﺍﻟﻠﻪِ

’’Barangsiapa yang mengatakan ‘’lā ilāha illallāh’’ dan mengingkari segala sesuatu yang disembah selain Allāh maka haram hartanya dan darahnya (artinya tidak boleh diganggu) dan perhitungannya (hisabnya) adalah atas Allāh Subhānahu wa Ta'āla ‘’. (Hadits shahih diriwayatkan oleh Imam Muslim)

Oleh karena itu, rukun kalimat tauhid yaitu lā ilāha illallāh ada 2 :

① Nafi (pengingkaran)

Nafi pada kalimat ‘’lā ilāha’’ artinya tidak ada Tuhan yang berhak disembah, maksudnya adalah mengingkari tuhan–tuhan selain Allāh.                                                                 
② Itsbat (penetapan)                                                                    
Itsbat pada kalimat ‘’illallāh ’’artinya kecuali Allāh, maksudnya adalah menetapkan Allāh sebagai satu-satunya sesembahan.

Wallahul muwaffiq.

وصلى الله على نبينا محمد و على آله و صحبه أجمعين  

Akhukum Abdullah Roy
__________________________
📦 Donasi Pengembangan Dakwah Group Bimbingan Islam
| Bank Mandiri Syariah
| No. Rek : 7103000507
| A.N : YPWA Bimbingan Islam
| Konfirmasi Transfer : +628-222-333-4004

📝 Saran atau Kritik silahkan sampaikan kepada kami melalui link berikut:
🌐 http://www.bimbinganislam.com/kritikdansaran

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Lebih Berharga daripada Berlian dan Mutiara

Memilikimu.....*Copas Tere Liye

Embun akan tetap menguap...