Tunggu kata "Terlambat"

29 JUNI 2014, 09:50 PM Awalnya biasa saja. Menjadi hal yang ala bisa karena biasa Tak ada yang keliru Anggap saja angin lewat. Hmmm....tapi semua akan lain jika engkau sudah tahu. Darimana ia berasal. Seperti ibumu yang tak henti bertanya tentang bagaimana bebet dan bobot gadis yang akan kau pinang. Cobalah selidik darimana air mengalir. Teori air mengalir menuju ke tempat yang rendah masih berlaku kawan. Dan akan menjadi genangan pada jalan yang kau lewati menuju tempat menuai rezekimu.. Sekali lagi cobalah selidik kawan.... Jika kau belum tergelitik, tunggulah kata terlambat. -SR_Cijantung-Bone, 29 Juni 2014; 11.32pm-

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Memilikimu.....*Copas Tere Liye

Lebih Berharga daripada Berlian dan Mutiara

Embun akan tetap menguap...